ARTICLE AD BOX
CILACAP, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja melaksanakan kegiatan studi tiru pembuatan paving berbahan Fly Ash Bottom Ash (FABA) di Lapas Kelas I Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pengembangan program kegiatan kerja yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan, Minggu (25/01/26).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Lapas Karanganyar memperoleh pemaparan langsung terkait proses produksi paving FABA, mulai dari pengolahan bahan baku, tahapan pencetakan, hingga proses pengeringan dan standar mutu produk. Studi tiru ini menjadi sarana pembelajaran untuk mengadopsi praktik baik yang telah berhasil diterapkan di Lapas Kelas I Tangerang.
Kepala Lapas Karanganyar menyampaikan bahwa pemanfaatan FABA sebagai bahan baku paving merupakan langkah strategis dalam mendukung program kegiatan kerja yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. “Pemanfaatan FABA tidak hanya mendukung aspek keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan unit produksi di Lapas Karanganyar. “Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan sehingga mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, Lapas Karanganyar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan kerja yang inovatif dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung program pemasyarakatan yang produktif serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat luas.










































