Bosan Sudah Raih Sukses Besar di Real Madrid, Alasan Raphael Varane Pindah ke Manchester United

1 week ago 22
ARTICLE AD BOX

BolaSkor.com - Belum sempat bermain untuk klub promosi Serie A, Como, Raphael Varane memutuskan pensiun karena riwayat cedera. Pensiun pada umur 31 tahun, bek berpaspor Prancis meninggalkan sepak bola tanpa penyesalan karena sukses besar yang diraihnya di Eropa.

Keputusan pindah ke Real Madrid pada 2011 dari Lens menjadi tepat. 10 tahun memperkuat Los Merengues, Varane meraih tiga titel LaLiga, empat Liga Champions, satu Copa del Rey, tiga Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan empat Piala Dunia Antarklub.

Di tengah periode tersebut, Varane mencapai puncak dunia kala memenangi Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis dan pada 2021 juara UEFA Nations League.

Baca Juga:

Dean Huijsen Dikaitkan dengan Real Madrid, Juventus Bisa Kecipratan Untung

Real Madrid Ogah Berikan Gaji Setinggi Langit untuk Trent Alexander-Arnold

Demi Jarrad Branthwaite, Manchester United Rela Depak Harry Maguire

Pada usia 28 tahun ketika Varane masih dalam kondisi prima, ia memutuskan pergi dari Madrid pada 2021 dan menerima pinangan Manchester United yang saat itu dilatih Ole Gunnar Solskjaer.

Alasan Varane Gabung Man United

Raphael
Raphael Varane (@charlotteharpur)

Pindah dari Madrid ke Man United yang kesulitan mencari jati diri pasca ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson, keputusan Varane dipertanyakan. Pada podcast The Bridge, Varane menjelaskan mengapa ia pindah ke Man United, salah satunya karena ia sudah meraih segalanya kala membela Madrid.

"Prosesnya panjang. Tidak seperti Anda bangun pagi-pagi dan berkata ingin pergi. Tahun 2018, saya memenangkan segalanya; bahkan, kami dengan cepat merayakan Liga Champions keempat kami. Itu seperti hal yang biasa, langkah selanjutnya adalah memenangkan Liga Champions dan memikirkan yang berikutnya," terang Varane.

"Kemudian saya memenangkan Piala Dunia dan saya berkata pada diri sendiri, saya telah melakukan segalanya. Ada saatnya dalam hidup saya di mana saya merestrukturisasi diri, meninjau beberapa hal terkait manajemen karier saya, dan berkata pada diri sendiri, saya harus terus merasakan emosi, saya butuh sesuatu yang berbeda."

"Madrid tak terlukiskan, luar biasa, tetapi saya sudah mengalaminya. Dan saya berkata pada diri sendiri, saya ingin mengalami sesuatu yang lain."

"Bagi saya, Inggris, dan khususnya Manchester, adalah tempat Anda merasakan gairah untuk sepak bola, Anda merasakannya, Anda menjalaninya setiap hari. Sekarang setelah beberapa waktu berlalu, saya tidak menyesal karena itu adalah pengalaman yang luar biasa," urai Varane.

Read Entire Article
Penelitian | | | |