Bertekad Bangkit, Bandung bjb Tandamata Ingin Sapu Bersih Kemenangan pada Seri Medan

3 days ago 18
ARTICLE AD BOX

BolaSkor.com - Bandung bjb Tandamata datang ke Seri Medan Proliga 2026 dengan satu tekad kuat untuk menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan.

Kekalahan pada laga terakhir di seri Pontianak menjadi cambuk bagi tim asal Jawa Barat itu untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan demi menjaga peluang lolos ke final four.

Pada lanjutan putaran pertama babak reguler Proliga 2026 yang digelar di GOR Voli Indoor Sumatera Utara, Sport Center, Deli Serdang, Bandung bjb Tandamata dijadwalkan menghadapi tuan rumah Medan Falcons, Jumat (16/1) dan Jakarta Electric PLN Mobile, Sabtu (17/1).

Saat ini, Bandung bjb Tandamata mengoleksi tiga poin dari dua laga, yang didapat melalui satu kemenangan telak 3-0 dan satu kekalahan 1-3. Hasil itu menempatkan mereka di peringkat keempat klasemen sementara sektor putri.

Baca Juga:

Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan

Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak

Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan

Bjb tertinggal tiga poin dari Jakarta Popsivo Polwan di puncak dan satu angka dari Electric di posisi kedua. Situasi tersebut membuat kemenangan di Medan menjadi harga mati.

Manajer Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M.Si., menegaskan bahwa target menyapu bersih dua laga sudah menjadi komitmen klub. Menurutnya, evaluasi menyeluruh telah dilakukan pasca hasil di Pontianak, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.

"Target tentu memenangkan dua pertandingan, melawan Falcons dan Electric. Kami sudah melakukan pembenahan, terutama meningkatkan komunikasi antarpemain, baik lokal maupun asing, termasuk peran pemimpin di lapangan," ujar Asep.

Ia mengakui bahwa inkonsistensi dan mental bertanding masih menjadi pekerjaan rumah. Namun, Asep optimistis dengan kondisi tim saat ini.

"Kalau bisa konsisten seperti laga pertama di Pontianak, kombinasi pemain muda, senior, dan asing sudah sangat apik. Sekarang tinggal mental bertanding, komunikasi, dan soliditas tim," katanya.

Read Entire Article
Penelitian | | | |